Bahan Kimia HDSoda api– Apa kegunaannya di rumah, taman, dan untuk proyek DIY?
Penggunaan yang paling dikenal adalah untuk menguras pipa. Namun soda kaustik juga digunakan dalam beberapa situasi rumah tangga lainnya, tidak hanya dalam keadaan darurat.
Soda kaustik, adalah nama populer untuk natrium hidroksida. Soda Kaustik HD Chemicals memiliki efek iritasi yang kuat pada kulit, mata, dan selaput lendir. Oleh karena itu, saat menggunakan bahan kimia ini, Anda harus mengambil tindakan pencegahan – lindungi tangan Anda dengan sarung tangan, tutupi mata, mulut, dan hidung Anda. Jika terjadi kontak dengan zat tersebut, bilas area tersebut dengan banyak air dingin dan konsultasikan dengan dokter (ingat bahwa soda kaustik menyebabkan luka bakar kimia dan reaksi alergi yang parah).
Penting juga untuk menyimpan zat ini dengan benar – dalam wadah tertutup rapat (soda bereaksi kuat dengan karbon dioksida di udara). Ingatlah untuk menjauhkan produk ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Penggunaan Soda Kaustik untuk membersihkan instalasi
Saat pipa tersumbat, banyak dari kita menggunakan cairan pembersih saluran air siap pakai. Cairan tersebut berbahan dasar soda kaustik, jadi Anda bisa menggantinya dengan soda kaustik. Kita akan membeli Soda Kaustik dari HD Chemicals LTD secara online. Soda kaustik HD berbentuk mikrogel. Saat membersihkan pipa saluran air yang tersumbat, jumlah soda yang disarankan (biasanya beberapa sendok makan) dituangkan ke dalam saluran air dan dibiarkan selama beberapa waktu – dari 15 menit hingga beberapa jam. Kemudian dibilas dengan banyak air dingin. Anda juga bisa terlebih dahulu menuangkan sedikit air hangat ke dalam saluran yang tersumbat lalu menambahkan soda kaustik. Namun, Anda harus berhati-hati, karena soda bereaksi kuat saat dicampur dengan air dan menghasilkan panas yang besar – larutan akan berbusa banyak dan dapat terciprat, sehingga perawatan harus dilakukan dengan sarung tangan dan menutupi wajah (soda yang dicampur dengan air mengeluarkan uap yang mengiritasi).
Jangan gunakan terlalu banyak soda, karena dapat mengkristal di dalam pipa saluran pembuangan dan menyumbatnya sepenuhnya. Larutan ini tidak boleh digunakan untuk instalasi aluminium dan permukaan galvanis karena dapat merusak instalasi tersebut. Soda kaustik bereaksi sangat kuat dengan aluminium.
Namun, soda tidak boleh digunakan untuk kayu lapis dan veneer, karena dapat merusak lem, dan juga untuk beberapa jenis kayu, misalnya kayu ek, setelah perlakuan tersebut dapat menjadi lebih gelap. Bahan ini juga tidak akan efektif dalam menghilangkan cat bubuk dan cat akrilik.
Penggunaan soda kaustik untuk disinfeksi
Natrium Hidroksida (HD) sangat baik untuk membersihkan permukaan – ia melarutkan protein, menghilangkan lemak, dan yang terpenting, membunuh mikroorganisme. Oleh karena itu, penggunaan soda kaustik patut dipertimbangkan ketika kita ingin mendisinfeksi, misalnya, kamar mandi setelah anggota keluarga sakit. Namun, Anda harus berhati-hati, karena tidak semua permukaan dapat bersentuhan dengan zat tersebut – soda kaustik tidak boleh digunakan untuk aluminium, besi cor, dan seng. Tetapi, misalnya, keramik kamar mandi dapat dicuci dengan aman menggunakan larutan natrium hidroksida. Namun, Anda harus ingat untuk membilas permukaan dengan banyak air dingin setelah didisinfeksi.
Penggunaan soda kaustik untuk membersihkan jalan masuk dan jalan setapak.
Batu paving yang kotor tidak terlihat bagus setelah bertahun-tahun digunakan. Jika mencuci dengan tekanan air tidak cukup untuk membersihkannya, penggunaan soda kaustik akan mengembalikan tampilan estetis permukaan tersebut. 125 g soda yang dilarutkan dalam 5 liter air dituangkan ke permukaan yang akan dibersihkan dan digosok dengan sikat beras, lalu dibilas hingga bersih dengan banyak air dingin.
Penggunaan larutan kaustik dalam pemutihan kayu.
Soda kaustik cair adalah cairan tak berwarna, tak berbau, dan tidak mudah terbakar yang disebut soda lye. Ia memiliki banyak aplikasi industri, tetapi di rumah dapat digunakan untuk memutihkan lantai atau peralatan kayu. Saat diaplikasikan pada kayu, ia mengubah warnanya, memberikan warna putih keabu-abuan. Cairan ini meresap jauh ke dalam, sehingga efek pemutihannya permanen.
Penggunaan Soda Kaustik dalam produksi sabun
Resep tradisional untuk pembuatan sabun terdiri dari mencampur lemak (misalnya minyak nabati) dengan natrium hidroksida. Penggunaan soda kaustik dalam bentuk larutan alkali menyebabkan reaksi saponifikasi lemak – setelah beberapa jam, campuran tersebut menghasilkan sabun natrium dan gliserin, yang bersama-sama membentuk sabun abu-abu. Belakangan ini, penggunaan soda kaustik di rumah cukup populer, karena semakin banyak orang yang menderita alergi kulit, dan sabun ini bebas dari iritan.
Waktu posting: 10 Januari 2023
